
2026|Woodbox structure, Raspberry Pi 4 Model B, 10” Portable Monitor, Printer, Arcade Control System, Zero Delay USB Encoder, 20cm Ring Light, Custom Python Script|51 x 35 x 60 cm
Dokumen ini disusun sebagai panduan teknis operasional untuk perangkat ADegree Is Just a Piece of Bibitulit. Perangkat ini merupakan sebuah karya seni instalasi seni media baru yang mengintegrasikan elemen interaktif melalui antarmuka arcade dengan sistem pemrosesan digital. Tujuan utama dari dokumen ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan teknis, mulai dari alokasi ruang, kebutuhan daya listrik, hingga integrasi perangkat lunak, dapat terpenuhi dengan standar keamanan yang tepat. Mengingat perangkat ini dibangun menggunakan struktur kayu kustom yang menampung komponen elektronik seperti Raspberry Pi, monitor portabel, webcam, dan kontroler joystick, koordinasi teknis yang presisi sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan presentasi karya selama pameran berlangsung. Seluruh spesifikasi yang tercantum dalam technical rider ini bersifat wajib demi menjaga performa optimal perangkat serta menjamin keamanan bagi pengguna (pengunjung) yang berinteraksi dengan instalasi ini.
Moch Hasrul Indrabakti (Hasrul Serrum) adalah seniman media, pendidik, dan dosen. Ia menjabat sebagai Direktur Serrum, sebuah kolektif seni yang berfokus pada praktik seni dan pendidikan, serta mengajar di Program Studi Desain Komunikasi Visual Kalbis University. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pendidikan Seni Rupa di Universitas Negeri Jakarta (2015) dan Magister Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (2018). Praktik artistik Hasrul mengeksplorasi hubungan antara manusia, teknologi, dan lingkungan sosial melalui perangkat komputasi, sistem mekanik, elektronik, sensor, serta material daur ulang. Karya-karyanya berupa instalasi, video art, dan performance art interaktif yang mengundang partisipasi audiens sebagai bagian dari pengalaman estetik sekaligus refleksi kritis. Dengan memanfaatkan simbol, metafora, dan objek readymade, ia mengangkat isu-isu perkotaan, budaya, dan dinamika sosial-politik. Salah satu proyeknya, The Power of Bibitulit, menggunakan bunyi horn speaker yang diprogram secara numerik sebagai metafora tentang relasi kuasa, kebisingan informasi, dan ketidakstabilan sosial. Sejak 2010, Hasrul telah berpameran secara luas di Indonesia dan berbagai negara, termasuk Belanda, Korea Selatan, dan Senegal. Ia juga mengikuti sejumlah residensi seni internasional, seperti Rrrec fest, Majhi Art Residency, Coastal Art Project, dan Ker Thiossane. Selain aktif sebagai perupa, ia secara rutin menjadi pembicara dan fasilitator lokakarya mengenai seni media, teknologi, praktik kolektif, dan pendidikan. Bagi Hasrul, seni dan pendidikan merupakan dua praktik yang saling melengkapi untuk membangun pengetahuan kritis, memperluas akses terhadap informasi, dan menciptakan cara-cara baru dalam memahami realitas sosial.