
2025|Cat air pada kertas|painting: 38 x 56 cm frame: 50 x 70 cm
Blazing Hearts adalah catatan atas mekanisme defensif tumbuhan yang bertransformasi menjadi bahasa visual yang puitis. Spesies asal Sumatra ini memiliki daun berbentuk hati yang tebal dengan gurat venasi yang tegas. Ketika terpapar oleh matahari yang ekstrem, ia merespons cekaman lingkungan tersebut dengan memproduksi pigmen antosianin -- sebuah perisai ultraviolet alami yang mengubah warna hijau menjadi kuning hingga merah menyala. Karya dari seri Hoyas of Indonesia peraih Gold Medal RHS di Saachi Gallery (2025) ini tidak sekadar menangkap keindahan transisi warna tersebut, melainkan merekam bagaimana tumbuhan mengekspresikan ketahanan sekaligus kerentanan secara bersamaan. Menanam Hoya deykeae sejak 2021 memberi saya kesempatan berulang untuk menikmati aroma jeruk yang lembut dari bunganya, sembari menyaksikan kisah adaptasi, proteksi diri, dan keindahan yang lahir dari tekanan.
Eunike Nugroho adalah seniman botani, sekaligus pendiri Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA). Lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Sebelas Maret, Surakarta, ia memadukan kecintaannya pada alam dan seni melalui karya-karya botani yang menggabungkan ketelitian ilmiah dengan kepekaan artistik. Sejak 2012 ia berkarya sebagai seniman botani dan tutor, setelah sebelumnya berkarier sebagai desainer grafis dan senior art director di sejumlah agensi periklanan di Jakarta. Karya Eunike telah memperoleh pengakuan internasional melalui berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Royal Horticultural Society (RHS) Gold Medal dan Best Botanical Artwork Award (2023, 2025), TABA Gold Medal (2022, 2024), ASBA Dr. Dick Rauh Award (2024), SBA Botanical Merit (2021), serta Champion pada Shiu-Ying Hu Botanical Art Competition di Hong Kong (2026). Ia juga terpilih sebagai International Arts Leader oleh Australia Council for the Arts (2022–2023). Karya-karyanya menjadi bagian dari koleksi berbagai institusi terkemuka, seperti Hunt Institute for Botanical Documentation (Amerika Serikat), Royal Botanic Garden Sydney, Royal Botanic Garden Edinburgh, RHS Lindley Library (Inggris), Shirley Sherwood Collection, dan State Botanical Collection of Victoria (Australia). Selain berpameran di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia, ilustrasinya juga diterbitkan oleh berbagai penerbit internasional. Melalui penggambaran tumbuhan yang rinci dan puitis, Eunike mengajak publik untuk menghargai keanekaragaman hayati serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga bumi sebagai sumber kehidupan.