Alessio Ceruti

Alessio Ceruti

Indonesia

Alessio Ceruti berkarya di antara Italia dan Indonesia. Ia memulai perjalanan artistiknya pada 1994 di bengkel milik ayahnya, tempat ia mempelajari berbagai teknik penyelesaian karya seni sekaligus terlibat dalam proses produksi karya sejumlah seniman terkemuka, seperti Michelangelo Pistoletto, Not Vital, dan Remo Salvadori. Pengalaman tersebut membentuk fondasi praktik artistiknya yang bersifat eksperimental dan lintas media. Ceruti berkarya melalui patung, lukisan, video, dan instalasi yang mengeksplorasi hubungan manusia dengan alam, khususnya dinamika antara lingkungan organik dan lanskap buatan. Ia memadukan logam, plexiglass, material alami, material daur ulang, cahaya, suara, dan performans untuk menciptakan pengalaman visual yang mengajak penonton merefleksikan persepsi, perubahan, serta keterhubungan manusia dengan lingkungannya. Pengalaman panjang sebagai penyelam bebas dan penyelam scuba turut memperkaya eksplorasinya terhadap ekosistem laut. Selain berkarya, Ceruti pernah mendirikan studio animasi 2D 25SDA di Ubud (2012–2015) dan mengembangkan instrumen musik meditasi melalui Anaka Connection (2014–2018). Karyanya telah dipamerkan secara luas dalam pameran tunggal maupun kelompok di Eropa, Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan Jepang, termasuk di Lawang Wangi Creative Space, Art Jakarta, Tokyo, Dallas, dan Hong Kong. Saat ini ia aktif mengembangkan penelitian mengenai restorasi terumbu karang di Indonesia bersama Ocean Gardener serta mengeksplorasi pemanfaatan material daur ulang sebagai bagian dari komitmennya terhadap praktik seni berkelanjutan, pelestarian lingkungan, dan keterhubungan antara seni, sains, serta ekonomi biru.

Karya

Data Karya Belum Tersedia

Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan