I Dewa Ngakan Made Ardana

I Dewa Ngakan Made Ardana

Indonesia

Indah Arsyad memadukan latar belakang arsitektur dan teknologi lingkungan dengan praktik seni kontemporer yang berbasis riset. Lulusan Universitas Trisakti ini memperdalam praktik artistiknya bersama Teguh Ostenrik di Studio Bilik3Dharma, pengalaman yang membentuk pendekatan kreatifnya dalam merespons isu-isu kehidupan urban, pencemaran lingkungan, dan relasi manusia dengan alam. Praktik artistiknya mencakup karya dua dan tiga dimensi dengan beragam medium, seperti lukisan, fotografi, patung, video, dan instalasi. Selain aktif berpameran di Indonesia maupun mancanegara, Indah juga berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam proyek-proyek yang mengeksplorasi persoalan pencemaran lingkungan melalui pendekatan seni. Keterlibatan tersebut memperlihatkan upayanya menjembatani seni, sains, dan kesadaran ekologis dalam ruang dialog yang kritis. Pameran tunggalnya meliputi The Ultimate Breath di Weltmuseum, Kunsthistorisches Museum Wien (2025–2026), Ocean's Whispers di Galeri Cemara 6–Museum Toeti Heraty (2023), dan On the Way di Museum Nasional Indonesia (2008). Ia juga menggelar pameran duo Butterfly di Galeri Nasional Indonesia (2019) dan Darkness di Museum Cemara (2015). Karya-karyanya telah hadir dalam berbagai ajang internasional, termasuk Klima Biennale Wien, ARTJOG, London Art Biennale, Bienal Internacional Cueva de las Manos di Argentina, serta pameran di Singapura, Korea Selatan, Filipina, Tiongkok, dan India.

Karya

Data Karya Belum Tersedia

Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan