Iftikhar Ahmad Rajwie x Pengrajin Sitiwinangun

Iftikhar Ahmad Rajwie x Pengrajin Sitiwinangun

Indonesia

Diandra R. Amelia, yang lebih akrab disapa Dira, asal Bandung, telah menekuni seni sejak usia dini. Melalui eksplorasi berbagai medium dan teknik, ia menemukan minatnya pada seni botani, khususnya melalui penggunaan pensil warna dan grafit. Kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia menjadi sumber inspirasi utama dalam praktik artistiknya, dengan anggrek sebagai salah satu subjek yang paling sering hadir dalam karya-karyanya. Praktik seni Dira berangkat dari ketertarikan pada hubungan antara manusia, alam, dan sains. Melalui pendekatan yang memadukan sensitivitas artistik dan ketelitian ilmiah, ia mengamati serta merekam karakter tumbuhan dengan perhatian tinggi terhadap detail, struktur, dan akurasi visual. Karya-karyanya tidak hanya menghadirkan keindahan flora Indonesia, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap pengetahuan botani dan pentingnya pelestarian alam. Komitmennya terhadap seni botani tercermin melalui keterlibatan aktifnya dalam Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA), sebuah komunitas yang mewadahi perkembangan seni botani di Indonesia. Selain berkarya sebagai seniman botani, Dira juga mengeksplorasi medium keramik dan lukisan cat minyak sebagai bagian dari praktik kreatifnya yang lebih luas. Karya-karyanya telah ditampilkan dalam sejumlah pameran, antara lain The Silent Earth di Titik Temu Space, Bandung (2017), Pengembara Molek di Taman Menteng, Jakarta (2022), serta Floriculture Indonesia International Expo di ICE BSD (2025). Selain aktif berpameran, Dira juga berkontribusi sebagai ilustrator ilmiah untuk The Genus Paphiopedilum karya Guido J. Braem (2020) dan Bee Forage Book terbitan Madhu Duniya (2026).

Karya

Data Karya Belum Tersedia

Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan