
Indieguerillas
Indonesia
Henny Herawati tertarik pada seni botani bermula ketika tinggal di Paris pada 2008–2014, saat ia mulai mendalami teknik cat air. Pengalaman tersebut menjadi titik awal perjalanan artistiknya yang kemudian berfokus pada penggambaran kekayaan flora Indonesia. Henny menjadikan keanekaragaman hayati Nusantara sebagai sumber inspirasi utama, terutama anggrek dan berbagai spesies tumbuhan langka yang memiliki nilai ekologis sekaligus estetis. Sejak bergabung dengan Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA) pada 2017, Henny aktif mempromosikan seni botani melalui berbagai pameran di Indonesia maupun mancanegara. Karyanya telah dipamerkan dalam Ragam Flora Indonesia, Flora of Southeast Asia di Singapore Botanic Gardens, Narawandira di Keraton Yogyakarta, Plantae yang diselenggarakan Society of Botanical Artists di London, The Art of Botanical Illustration di Royal Botanic Gardens Melbourne, serta The Resonance of Botanical Art: Japanese and Indonesian Botanical Artists di Jepang pada 2026. Pada 2024, ia meraih Bronze Medal dalam TABA Plantae Documentary di Taiwan. Sejak 2022, Henny juga tercatat sebagai Fellow Member Society of Botanical Artists, London. Selain aktif berpameran, beberapa ilustrasi botani Henny dimuat dalam buku The Genus Paphiopedilum karya Guido J. Braem (2021).
Karya
Data Karya Belum Tersedia
Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan