
Bali • Indonesia
Pengalaman hidup di kawasan pesisir Sanur merupakan titik awal kerja seni Ni Nyoman Sani. Lulusan ISI Denpasar ini mengeksplorasi hubungan antara makrokosmos dan mikrokosmos, seperti siklus alam dan pergerakan matahari, sebagai metafora untuk memahami kehidupan, spiritualitas, dan pengalaman perempuan. Pendekatan tersebut menjadi benang merah dalam karya-karyanya yang memadukan refleksi personal dengan perspektif kosmologis. Sejak akhir 1990-an, Nyoman Sani aktif menggelar pameran tunggal maupun bersama di Indonesia maupun mancanegara. Di antaranya KATARSIS, Sanur Bali (2025), Beauty, Seminyak Bali (2025), Enigma, Ubud Bali (2012), Trajectory of Perception, Ubud Bali (2024), All About Women di Kiri Desa Gallery, Singapura (2002), Perempuan di Curiocity of NafaMe Fashion Gallery, Singapura (2008), Osteria Delle Donne di Modena, Italia (2009), Reunion di Hans Jutte Residence, Haarlem, Belanda (2009), serta pameran fotografi The Adventure of My Soul di Bentara Budaya Bali (2012). Pada 2024, ia berpartisipasi dalam Art in Paradise di Museum ARMA, Bali, dan Yogya Annual Art #9: Suara-Suara di Sangkring Art Space, Yogyakarta. Prestasinya meliputi status finalis Philip Morris Indonesia Art Awards (2000) dan Juara Pertama UOB Painting of the Year Indonesia (2023). Ia juga menerima penghargaan Karaman Citta Adinugraha sebagai alumni terbaik ISI Bali (2025). Nyoman Sani mengikuti program residensi di Haarlem, Belanda, dan Modena, Italia (2009), serta kemah seni di Darwin, Australia (2014–2016). .

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Bali • Indonesia
Pengalaman hidup di kawasan pesisir Sanur merupakan titik awal kerja seni Ni Nyoman Sani. Lulusan ISI Denpasar ini mengeksplorasi hubungan antara makrokosmos dan mikrokosmos, seperti siklus alam dan pergerakan matahari, sebagai metafora untuk memahami kehidupan, spiritualitas, dan pengalaman perempuan. Pendekatan tersebut menjadi benang merah dalam karya-karyanya yang memadukan refleksi personal dengan perspektif kosmologis. Sejak akhir 1990-an, Nyoman Sani aktif menggelar pameran tunggal maupun bersama di Indonesia maupun mancanegara. Di antaranya KATARSIS, Sanur Bali (2025), Beauty, Seminyak Bali (2025), Enigma, Ubud Bali (2012), Trajectory of Perception, Ubud Bali (2024), All About Women di Kiri Desa Gallery, Singapura (2002), Perempuan di Curiocity of NafaMe Fashion Gallery, Singapura (2008), Osteria Delle Donne di Modena, Italia (2009), Reunion di Hans Jutte Residence, Haarlem, Belanda (2009), serta pameran fotografi The Adventure of My Soul di Bentara Budaya Bali (2012). Pada 2024, ia berpartisipasi dalam Art in Paradise di Museum ARMA, Bali, dan Yogya Annual Art #9: Suara-Suara di Sangkring Art Space, Yogyakarta. Prestasinya meliputi status finalis Philip Morris Indonesia Art Awards (2000) dan Juara Pertama UOB Painting of the Year Indonesia (2023). Ia juga menerima penghargaan Karaman Citta Adinugraha sebagai alumni terbaik ISI Bali (2025). Nyoman Sani mengikuti program residensi di Haarlem, Belanda, dan Modena, Italia (2009), serta kemah seni di Darwin, Australia (2014–2016). .

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani

Ni Nyoman Sani