
2026|Grafit di Atas Kanvas dan Spidol di Atas Plywood|60 x 50 cm (karya utama) 114 x 155 x 21 cm (kemasan) 124 x 260 x 21 cm (terbuka)
Packaging telah menjadi bagian dari praktik berkarya saya dalam beberapa karya terakhir. Ketertarikan ini berawal dari kebiasaan saya mengeksplorasi kemasan untuk merchandise, lalu berkembang ke karya yang dibuat untuk pemeran. Selama ini packaging lebih sering dipahami sebagai pelindung karya selama proses pengiriman. Melalui karya ini, saya mencoba melihatnya dengan cara yang berbeda: bukan hanya sebagai lapisan luar, tetapi sebagai bagian dari karya yang memiliki bentuk dan nilai estetikanya sendiri. Kemasan dan karya di dalamnya saya rancang sebagai satu kesatuan, dengan tema kupu-kupu sebagai benang merah yang menghubungkan seluruh elemen.
Sebagai seniman visual, Garis Edelweiss bekerja dengan teknik manual dan digital. Praktik artistiknya bergerak di wilayah surealisme kontemporer dengan karakter visual yang memadukan ketenangan, kompleksitas, dan imajinasi. Karya-karyanya sering menampilkan makhluk hidup, tumbuhan, serta elemen-elemen organik yang diolah menjadi metafora atas pengalaman personal, hubungan manusia dengan alam, dan dinamika kehidupan. Detail-detail seperti duri, bulu, sisik, serta beragam tekstur organik menjadi ciri khas yang memperkuat kualitas visual sekaligus kedalaman simbolik dalam setiap karyanya. Garis dikenal karena kemampuannya menggabungkan ketelitian teknis dengan narasi yang puitis dan reflektif. Melalui perpaduan media tradisional dan digital, ia membangun dunia visual yang mengundang penonton memasuki ruang antara realitas dan imajinasi. Karya-karyanya tidak hanya menawarkan pengalaman estetik, tetapi juga mengajak penonton merenungkan relasi antara manusia, makhluk hidup lain, dan lingkungan yang terus berubah. Karyanya telah dipamerkan dalam berbagai ajang seni di Indonesia maupun mancanegara, termasuk ArtJog (2025), ArtJakarta Papers (2026), ArtSubs (2024), pameran di Grey Art Gallery Bandung, Galeri Salihara Jakarta, Haven Gallery New York, Suburbs Gallery Montreal, Outré Gallery Australia, Copro Gallery California, dan Scalea Bruno Zevi di Roma. Pada 2022, ia menerima AMI Award untuk kategori Best Album Design Graphic, disusul penghargaan Juara Pertama Beautiful Bizarre Art Prize 2023 – iCanvas Digital Award.