
Yogyakarta • Indonesia
Ridho Scoot menyelesaikan pendidikan Sarjana Seni Rupa di Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang. Sejak aktif berpameran pada 2014, Ridho telah berpartisipasi dalam berbagai pameran di Indonesia maupun mancanegara, termasuk Art Jakarta, Art Jakarta Gardens, Jogja Art Agenda, Nandur Srawung, serta pameran internasional di Gajah Gallery, Singapura. Pada 2025 ia menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ambang Ruang Riang di Kiniko Art, Yogyakarta. Tahun 2026, ia berpartisipasi dalam pameran bersama Post-Quintessence Di NING ART SPACE Yogyakarta. Kemudian beberapa pameran yang diikutinya di tahun 2024 adalah BALISTIK24 di Jogja Gallery Yogyakarta, Art Jakarta Gardens Facade di Hutan Kota By Plataran, Minisphere” di Getback Parlour Jakarta Selatan dan Warta projec #2 “ Kolom” di sarang building yogyakarta. Praktik artistik Ridho berangkat dari gagasan hiperrealitas yang diperkenalkan Jean Baudrillard, yakni kondisi ketika simulasi dan representasi tidak lagi merefleksikan kenyataan, melainkan menggantikannya. Baginya, kehidupan kontemporer dipenuhi citra, informasi, dan narasi yang terus diproduksi hingga batas antara fakta dan ilusi menjadi semakin kabur. Melalui karya-karyanya, ia mengajak penonton mempertanyakan kembali apa yang dianggap nyata di tengah dominasi budaya visual dan media digital. Dalam proses berkarya, Ridho memanfaatkan material, objek sehari-hari, dan bentuk-bentuk visual yang mengalami transformasi sebagai metafora bagi dunia yang dipenuhi simulasi.

Ridho Scoot

Ridho Scoot

Ridho Scoot