
Bandung • Indonesia
Viola Armendita menyelesaikan pendidikan Sarjana Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan peminatan seni grafis (printmaking). Praktik artistiknya berangkat dari pengalaman spiritual personal yang kemudian berkembang menjadi eksplorasi mengenai hubungan manusia dengan alam semesta. Viola mengajak penonton untuk memperlambat langkah dan merenungkan posisi mereka sendiri di dalam semesta. Melalui pengulangan titik-titik, bentuk-bentuk geometris, dan pola-pola yang rumit, Viola membangun bahasa visual yang merefleksikan keterhubungan, manifestasi, serta pencarian makna dalam tatanan kosmis. Bagi Viola, setiap repetisi merupakan sebuah tindakan kontemplatif yang menyusun elemen-elemen kecil menjadi kesatuan yang lebih besar, sekaligus menyimbolkan kesetaraan mendasar yang dimiliki setiap manusia. Sejak 2019, Viola aktif mengikuti berbagai pameran di Indonesia maupun internasional, baik secara luring maupun virtual. Karyanya telah dipresentasikan dalam Bayi Seni di Studio Batur, Bandung (2019), Laboratory Exposition 2.0 (2020), Printmaking Today di Selasar Sunaryo Art Space, Bandung (2021), The Spring Open 2021 yang diselenggarakan The Absent Gallery, London, Virtual Art Vol. 1 oleh Digital Chroma Agency, Berlin, serta Distrik Seni x Sarinah di Jakarta (2022). Pada 2025, ia berpartisipasi dalam Senang Bersamamu di Selasar Sunaryo Art Space dan Luna Negra di Grey Art Gallery, Bandung. Pada 2026, Viola menjadi salah satu peserta Surabaya Art Prize di Orasis Art Space, Surabaya.

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Bandung • Indonesia
Viola Armendita menyelesaikan pendidikan Sarjana Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan peminatan seni grafis (printmaking). Praktik artistiknya berangkat dari pengalaman spiritual personal yang kemudian berkembang menjadi eksplorasi mengenai hubungan manusia dengan alam semesta. Viola mengajak penonton untuk memperlambat langkah dan merenungkan posisi mereka sendiri di dalam semesta. Melalui pengulangan titik-titik, bentuk-bentuk geometris, dan pola-pola yang rumit, Viola membangun bahasa visual yang merefleksikan keterhubungan, manifestasi, serta pencarian makna dalam tatanan kosmis. Bagi Viola, setiap repetisi merupakan sebuah tindakan kontemplatif yang menyusun elemen-elemen kecil menjadi kesatuan yang lebih besar, sekaligus menyimbolkan kesetaraan mendasar yang dimiliki setiap manusia. Sejak 2019, Viola aktif mengikuti berbagai pameran di Indonesia maupun internasional, baik secara luring maupun virtual. Karyanya telah dipresentasikan dalam Bayi Seni di Studio Batur, Bandung (2019), Laboratory Exposition 2.0 (2020), Printmaking Today di Selasar Sunaryo Art Space, Bandung (2021), The Spring Open 2021 yang diselenggarakan The Absent Gallery, London, Virtual Art Vol. 1 oleh Digital Chroma Agency, Berlin, serta Distrik Seni x Sarinah di Jakarta (2022). Pada 2025, ia berpartisipasi dalam Senang Bersamamu di Selasar Sunaryo Art Space dan Luna Negra di Grey Art Gallery, Bandung. Pada 2026, Viola menjadi salah satu peserta Surabaya Art Prize di Orasis Art Space, Surabaya.

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita

Viola Armendita